Warga Negara dan Kewarganegaraan – Pengertian, Hak & Kewajiban, Arti

Sayanda.com – Warga negara adalah individu yang bertempat tinggal atau mendiami suatu negara yang statusnya diakui secara hukum oleh negara tersebut.

Kewarganegaraan adalah keanggotaan seseorang dalam suatu negara dan memiliki hak untuk berpartisipasi dalam negara tersebut.

Sebagai warga Indonesia yang baik, tentunya kita wajib mengerti arti warga negara dan kewarganegaraan. Mengetahui pengertian dari 2 kata tersebut akan memberikan makna atas hak dan kewajiban yang dimiliki sebagai warga negara Indonesia.

Artikel berikut ini akan memberikan pembahasan secara rinci pengertian warga negara dan kewarganegaraan.

Pengertian Warga Negara Menurut Para Ahli

Pengertian Warga Negara

http://fsldkindonesia.org/

  1. Koerniatmanto S. – warga negara adalah anggota negara yang memiliki kedudukan khusus di negaranya dibandingkan orang asing dan mempunyai hak dan kewajiban yang bersifat timbal-balik untuk negaranya.
  2.  A. S. Hikam – warga negara adalah terjemahan dari bahasa inggris yaitu “citizenship” yang berarti anggota dari sebuah kelompok dan komunitas lah yang membentuk negara itu sendiri.

Undang-Undang Dasar 1945 pasal 26 mendeskripsikan arti warga negara Indonesia sebagai orang-orang asli Indonesia atau bangsa lain yang kedudukannya disahkan oleh undang-undang sebagai warga negara Indonesia.

Berdasarkan pasal undang-undang tersebut, orang yang dinyatakan sebagai warga negara RI adalah sebagai berikut:

  1. Individu yang menjadi warga negara Indonesia adalah penduduk asli Indonesia atau bangsa lain yang statusnya disahkan oleh undang-undang dan sistem hukum yang berlaku di Indonesia.
  2. Seseorang dapat menjadi warga negara Indonesia karena faktor kelahiran, naturalisasi, perkawinan, atau mengikuti ayah dan ibu.
  3. Setiap orang yang berdasarkan peraturan perundang-undangan atau perjanjian pemerintah RI sebelum UU ini berlaku sudah menjadi warga negara Indonesia.

Status seseorang sebagai warga negara dapat dibuktikan dengan adanya:

  1. Akta kelahiran
  2. Surat bukti kewarganegaraan (kutipan pengangkatan sah buku pengangkatan anak asing)
  3. Surat bukti kewarganegaraan karena permohonan atau pewarganegaraan

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Hak dan Kewajiban Warga NegaraWarga negara memiliki status yang diakui oleh perundang-undangan dan hukum yang berlaku. Oleh sebab itu, setiap warga negara memiliki hak dan kewajibannya masing-masing.

Baca Juga:  Pengertian Demokrasi Pancasila - Prinsip, Ciri, Fungsi, Makalah

Hak Warga Negara

  1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum.
  2. Setiap warga negara berhak mendapatkan kehidupan dan pekerjaan yang layak.
  3. Setiap warga negara berhak mendapatkan kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan.
  4. Setiap warga negara berhak untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai agamanya masing-masing.
  5. Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang layak.
  6. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk berkumpul, mengeluarkan pendapat baik secara lisan maupun tulisan, sesuai dengan peraturan dan undang-undang.

Selain hak, setiap warga negara juga memiliki kewajibannya masing-masing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kewajiban Warga Negara

  1. Warga negara wajib berperan serta dalam membela dan mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara dari serangan musuh.
  2. Warga negara wajib membayar pajak dan retribusi sesuai undang-undang dan peraturan daerah.
  3. Warga negara wajib menaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum, dan peraturan pemerintah.
  4. Warga negara wajib menghormati dan menjunjung tinggi hak orang lain tanpa memedulikan latar belakang sosial, ras, maupun agama.
  5. Warga negara wajib tunduk pada setiap pembatasan yang telah ditetapkan oleh undang-undang.
  6. Warga negara wajib berpartisipasi dalam memajukan kesejahteraan bangsa.

Pengertian Kewarganegaraan Menurut Para Ahli

Pengertian Kewarganegaraan

  1. Ko Swaw Sik – kewarganegaraan adalah ikatan hukum antara warga negara dan negara asalnya. Ikatan tersebut menjadi suatu pondasi yang menentukan hak dan kewajiban dari warga negara tersebut.
  2. Wolhoff – kewarganegaraan merupakan keanggotaan suatu bangsa yang terikat dengan negara karena kesatuan bahasa, kehidupan sosial, budaya, serta rasa nasionalisme-nya.

Arti kewarganegaraan merujuk pada keanggotaan atau status seseorang sebagai warga negara serta semua aturan, hak, dan kewajiban  yang mengikat kedudukan seorang individu sebagai warga negara.

Undang-undang No. 62 Tahun 1958 tentang Kewarganegaraan RI menyatakan bahwa yang dimaksud kewarganegaraan ialah segala jenis hubungan dengan suatu negara yang menyebabkan negara memiliki kewajiban melindungi orang-orang yang bersangkutan, dalam hal ini warga negara.

Pengertian kewarganegaraan dibagi ke dalam dua kategori, yakni:

  1. Kewarganegaraan dalam Arti Yuridis dan Sosiologis

Kewarganegaraan dalam arti yuridis berhubungan dengan adanya ikatan hukum warga negara dengan negaranya.

Sementara, kewarganegaraan dalam arti sosiologis lebih merujuk pada ikatan emosional, perasaan, nasib, dan latar belakang sejarah yang menyatukan seluruh warga negara.

  1. Kewarganegaraan dalam Arti Formal dan Materil

Dalam konteks formal, kewarganegaraan menunjukkan latar belakang tempat kewarganegaraan.

Baca Juga:  Pengertian Sumber Daya Alam Indonesia - Jenis, Manfaat, Makalah

Sementara, segala hal yang berkaitan dengan sistematika hukum , masalah kewarganegaraan berada dalam ranah hukum publik.

Kewarganegaraan dalam arti materil memiliki konteks akibat hukum dari status kewarganegaraan yang dimiliki seseorang, yakni munculnya hak dan kewajiban pada setiap warga negara yang harus dijalankan dengan tanggung jawab.

Asas-Asas Kewarganegaraan

Asas KewarganegaraanDalam UU No. 12 Tahun 2006 Pasal 1 Ayat 2, kewarganegaraan memiliki asas-asas yang merupakan penentu status kewarganegaraan seseorang. Asas-asas tersebut antara lain:

  1. Asas Ius Sanguinis (Law of the Blood)

Sesuai dengan penjelasannya, asas Ius Sanguinis merujuk pada aturan yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan atau kewarganegaraan ayah dan ibunya, bukan tempat kelahirannya.

Bangsa yang menerapkan asas Ius Sanguinis pada umumnya adalah negara-negara yang memiliki sejarah panjang seperti, negara di kawasan Asia Timur dan Eropa. Contohnya, Belanda, Republik Rakyat Tiongkok, Inggris, Turki, dan Jerman.

  1. Asas Ius Soli (Law of the Soil)

Asas Ius Soli merupakan kebalikan dari Ius Sanguinis.

Negara yang menerapkan asas ini menentukan status kewarganegaraan penduduknya berdasarkan negara tempat lahir, yang diberlakukan secara terbatas pada anak-anak, sesuai dengan aturan undang-undang.

Asas Ius Soli memiliki pengecualian terhadap anak-anak diplomat, yang dalam hal ini orang tuanya sedang ditugaskan oleh negara untuk misi diplomatik di negara lain.

Negara-negara yang menganut asas Ius Soli di antaranya adalah Amerika Serikat, Kanada, Brasil, dan Argentina.

  1. Asas Kewarganegaraan Tunggal

Merupakan asas yang mengharuskan setiap orang hanya dapat memiliki satu kewarganegaraan.

  1. Asas Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak yang penerapan-nya diatur dalam undang-undang.

Kebanyakan negara mengharuskan anak-anak tersebut untuk memilih satu kewarganegaraan setelah mereka berusia 18 tahun.

Landasan Hukum Kewarganegaraan Indonesia

Landasan Hukum Kewarganegaraan IndonesiaBeberapa peraturan perundang-undangan yang mengatur kewarganegaraan setelah Indonesia merdeka di antaranya adalah:

  1. UUD 1945 Pasal 26
  2. UU No.3 tahun 1946
  3. Hasil Persetujuan Konferensi Meja Bundar
  4. UU No. 62 Tahun 1958
  5. UU No. 3 Tahun 1976
  6. UU Republik Indonesia No. 12 Tahun 2006

Kewarganegaraan Indonesia

Kewarganegaraan IndonesiaMenurut UU No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan, yang dimaksud sebagai warga negara Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Setiap orang yang berdasarkan undang-undang atau perjanjian pemerintah RI dengan negara lain sudah menjadi warga negara Indonesia sebelum UU ini berlaku.
  2. Anak yang dilahirkan dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu berstatus WNI.
  3. Anak yang lahir dari perkawinan sah antara ayah WNA dan ibu WNI.
  4. Anak yang lahir dari perkawinan sah antara seorang ibu WNI, dan ayah yang tidak mempunyai kewarganegaraan atau negara asal ayahnya tidak memberikan kewarganegaraan pada anaknya.
  5. Anak yang lahir dari perkawinan sah dalam tenggat waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dan ayahnya adalah WNI.
  6. Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu WNI.
  7. Anak yang lahir di luar perkawinan sah dari seorang ibu WNA dan pengakuan kewarganegaraan dilakukan sebelum anak berusia 18 tahun atau belum menikah.
  8. Anak yang lahir di wilayah RI yang pada waktu dilahirkan, ayah dan ibunya tidak memiliki status kewarganegaraan yang jelas.
  9. Anak yang lahir di wilayah RI selama ayah dan ibunya tidak diketahui.
  10. Anak yang lahir di wilayah RI apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya.
  11. Anak yang dilahirkan di luar wilayah RI dari ayah dan ibu WNI, namun negara tempat lahir tidak memberikan kewarganegaraan pada anak yang bersangkutan.
  12. Anak dari seorang ayah dan ibu yang permohonan kewarganegaraan-nya telah dikabulkan, namun kemudian ayah dan ibunya meninggal sebelum sempat mengucapkan sumpah dan menyatakan janji setia.

Makalah Warga Negara dan Kewarganegaraan

Berikut ini adalah beberapa makalah kewarganegaraan dan warga negara yang digunakan oleh blog Sayanda sebagai referensi dalam penulisan artikel.

Baca Juga:  Pengertian Seni Tari - Sejarah, Fungsi, Jenis, Contoh, Makalah

Jika ingin mempelajari-nya lebih lanjut, sahabat Sayanda dapat langsung mengunjungi link berikut ini untuk membaca makalah warga negara dan kewarganegaraan.

***

Demikianlah artikel Warga Negara dan Kewarganegaraan – Pengertian, Hak & Kewajiban, Arti dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel Warga Negara dan Kewarganegaraan – Pengertian, Hak & Kewajiban, Arti; jangan sungkan untuk meninggalkan pertanyaan.

Pencarian Masuk:
  • pengertian hak memiliki kewarganegaraan
  • pengertian warga negara dan kewarganegaraan
  • makalah warga negara dan kewarganegaraan
  • arti warga negara indonesia
  • pertanyaan tentang warga negara dan kewarganegaraan
  • hak dan kewajiban seseorang yang memiliki kewarganegaraan lebih dari satu dan yang tidak memiliki kewarganegaraan
  • asas kewajiban kewarganegaraan
  • asas asas warga negara dan hak kewajiban
  • warga negara dan kewarganegataan
  • arti warga negara
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.