loading...

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan – Fungsi, Bagian, Gambar

Sayanda.com – Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan – Fungsi, Bagian, Gambar.

Seperti yang diketahui oleh orang-orang, hewan dan tumbuhan memiliki sel yang berbeda.

Karena tumbuhan dan hewan adalah 2 makhluk hidup yang berbeda, maka sel yang mereka miliki mempunyai perbedaan dalam bentuk, fungsi, dan bagiannya.

Artikel berikut ini akan menjelaskan setiap perbedaan yang mereka secara jelas dari segi fungsi, bagian, dan bentuknya.

loading...

4 Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan

Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Beserta Fungsinya

http://leavingbio.net/

  1. Dinding Sel

Sel pada hewan tidak memiliki dinding, setiap sel hanya ada selaput yang melindungi inti dan beberapa bagian seperti plastida, vakuola dan sentriol.

Tak adanya dinding sel inilah yang membuat sel hewan jauh lebih lunak. Sifat ini membuatnya mudah terluka jika terkena benda yang keras atau tajam.

Meski demikian, sel pada hewan memiliki kemampuan regenerasi yang cukup baik hingga jika ada bagian yang luka akan segara diganti dengan sel yang baru.

Berkebalikan dengan sel hewan, sel pada tumbuhan lebih keras. Hal ini bisa terjadi karena setiap sel pada tumbuhan memiliki lapisan dinding-dinding yang melindunginya.

Setiap ada sel baru yang terbentuk, bagian luarnya akan mengeras seiring dengan perkembangan waktu. Fenomena ini bisa terlihat pada batang pohon yang seiring waktu semakin keras hingga susah dihancurkan.

  1. Plastida

Plastida adalah bagian dari sel yang memberikan warna dan juga berguna untuk fotosintesis. Pada sel tumbuhan, plastida banyak terdapat pada daun (kloroplas), dan juga beberapa pada batang, dan umbi.

Plastida memberikan warna mulai dari hijau, kuning, cokelat, hingga warna putih.

Baca Juga:
Pengertian Hukum Pascal Beserta Rumus dan Contoh Soal

Sel hewan tidak memiliki plastida karena sel mereka tidak memiliki warna.

Selain itu, hewan tidak melakukan fotosintesis untuk mendapatkan energi. Mereka hanya butuh makan lalu menyerap semua nutrisinya untuk mencupi kebutuhan energi harian.

  1. Vakuola

Vakuola pada hewan berfungsi sebagai pencerna nutrisi yang masuk ke dalam sel. Vakuola ini akan mengolahnya menjadi bentuk yang lebih kecil hingga bisa digunakan sebagai energi pada sel.

Vakuola pada hewan juga berfungsi sebagai pengatur tekanan osmosis pada sel.

Hal ini biasanya dilakukan oleh vakoula kontraktil yang terus berdenyut di dalam sel.

Untuk sel tumbuhan, vakuola biasanya digunakan untuk menyimpan cadangan makanan. Energi yang didapat saat fotosintesis tak semuanya digunakan. Beberapa disimpan sebagai umbi, buah, hingga batang yang manis (tebu).

  1. Sentriol

Hanya sel hewan yang memiliki sentriol.

Sel ini akan memberikan kemampuan pembelahan yang sangat baik.

Itulah mengapa sel hewan lebih cepat melakukan regenerasi dibanding sel tumbuhan yang cenderung keras akibat dinding sel. Sentriol pada sel hewan adalah bagian yang sangat penting karena memiliki peran dalam pembagian kromosom saat sel membelah.

Sel tumbuhan tidak memiliki tingkat regereasi yang baik.

Itulah mengapa saat tumbuhan patah, batang tak akan bisa menyembuhkan diri. Tumbuhan cenderung menghasilkan tunas baru daripada memperbaiki selnya dan menyembuhkan diri dengan membelah menjadi banyak sel baru.

Penjelasan Bagian-Bagian Sel Hewan dan Tumbuhan

Bagian-Bagian Sel Hewan

Fungsi Sel Hewan

http://www.enchantedlearning.com

  1. Sentriol

Sentriol hanya ditemukan pada sel hewan dan tidak ditemukan pada sel tumbuhan.

Sentriol sebenarnya adalah sebuah struktur yang memiliki bentuk silinder dengan lubang di tengahnya.

Sentriol pada sel hewan tersusun dari protein bernama mikrotubulus. Sentriol biasanya berada di ujung-ujung sel dan saling bertemu satu sama lain.

Sentriol berfungsi untuk mengatur sel hewan saat terjadi pemisahan kromosom.

Baca Juga:
Ideologi Terbuka dan Tertutup - Pengertian dan Perbedaan

Proses ini terjadi saat sel membelah dengan sempurna untuk mengganti sel baru yang telah mati. Proses pembelahan ini pun diatur oleh sentriol agar kutub-kutubnya terbelah dengan sempurna dan menjadi sel baru yang sehat dan tidak mengalami cacat.

  1. Vakuola

Vakuola pada hewan lebih kecil dari tumbuhan. Fungsinya pun juga berbeda sangat jauh.

Pada hewan sendiri vakuola dibagi menjadi dua jenis lagi sesuai dengan fungsinya.

Pertama adalah vakuola nonkonraktil atau vakuola yang tidak bisa melakukan kontraksi atau gerakan. Vakoula ini berguna untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam sel tumbuhan. Makanan berasal dari saripati makanan yang telah dikonsumsi oleh hewan.

Selanjutnya ada vakuola kontraktil atau vakuola yang bisa melakukan gerakan atau kontraksi. Vakuola ini jika diamati akan berdenyut dengan cepat dan merupakan ciri khas dari sel hewan.

Vakuola pada sel hewan berguna untuk mengatur tekanan osmosis dari sitoplasma. Dengan pengaturan ini sel akan mampu menjalankan fungsinya dengan baik.

Kemampuan vakoula hewan dalam mengatur tekanan osmosis membuatnya dijuluki sebagai alat osmoregulato.

Bagian-Bagian Sel Tumbuhan

Fungsi Sel Tumbuhan

http://www.enchantedlearning.com

  1. Dinding Sel

Dinding sel pada sel tumbuhan sangat berguna untuk melindungi sel dari serangan dari luar, misalnya bakteri atau pun virus.

Sel ini juga menunjang sel dalam melakukan fungsinya dengan baik.

Dinding sel pada tumbuhan terbentuk saat sel membelah dengan dengan sempurna. Dari sana mulailah ada penebalan, hingga mengeras dan membentuk dinding sel, baik primer maupun sekunder.

  1. Plastida

Plastida adalah sebuah organel dengan membran yang sangat lengkap.

Di dalamnya terdapat beberapa bentuk yang memiliki fungsi berbeda.

Organel ini ditemukan pada sel tumbuhan dengan wujud seperti butiran-butiran kecil yang mengandung pigmen warna.

Dalam perkembangannya, plastida sendiri dapat dikelompokkan menjadi tiga tipe yang diberi nama kloroplas, kromoplas, dan leukopas.

  1. Kloroplas
Baca Juga:
Pengertian Hukum Pascal Beserta Rumus dan Contoh Soal

Kloroplas adalah sebuah sebuah organel pada sel yang mengandung klorofil atau zat hijau daun.

Dalam kloroplas ini, klorofil bekerja sebagai pendukung dari fotosintesis.

Klorofil sendiri terdiri dari 4 jenis yang berbeda-beda. Yang memberi warna hijau adalah klorofil a, memberi warna kuning adalah kolorofil b, dan berturut-turut memberi warna cokelat dan merah adalah kolrofil c dan d.

Saat tumbuhan melakukan fotosintesis, kloroplas akan menghasilkan stroma. Cairan ini berguna sekali dalam menyimpan hasil fotosintesis sebelum akhirnya disebarkan ke seluruh tubuh tumbuhan secara merata.

Kloroplas pasti ada pada tumbuhan, terutama yang melakukan fotosintesis, di mana pun tempatnya. Meski berada di dasar laut, selama tumbuhan tersebut masih bisa menerima cahaya matahari, kloroplas masih bisa digunakan dengan baik.

  1. Kromoplas

Kromoplas adalah pigmen warna yang terdapat pada plastida. Hanya saja pigmen ini tidak digunakan untuk fotosintesis. Warnanya juga lebih beragam, hingga dikenal beberapa nama seperti Karoten yang memberikan warna kuning agak oranye pada sayuran wortel.

Selanjutnya ada Xantifil yang memberikan warna kuning pada daun yang telah tua.

Terakhir ada Fikosianin, Fikosiantin, dan Fikoeritrin yang memberikan warna biru, cokelat, dan merah pada tanaman ganggang.

Kromoplas memberikan banyak sekali warna pada tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, bahkan buah. Kromoplas ini biasanya dijadikan acuan tentang kandungan vitamin pada tumbuhan. Misalnya dengan kromoplas warna oranye atau merah, maka buah tersebut mengandung Vitamin A. Begitu pula untuk warna lainnya seperti ungu, hijau, bahkan hitam.

  1. Leukoplas

Leukopas adalah plastida yang tidak memiliki warna, atau putih.

Bagian ini biasanya terdapat pada bagian tumbuhan yang tidak terkena sinar matahari. Misalnya pada akar tanaman singkong yang menyimpan banyak cadangan makanan.

Baca Juga:
10 Perbedaan Burung Pleci Jantan dan Betina

Leukoplas biasanya banyak mengandung amilum dan juga protein dari tumbuhan.

Leukoplas dibedakan menjadi tiga jenis sesuai dengan fungsinya:

  • Amiloplas, berfungsi menyimpan amilum pada tumbuhan. Amilum biasanya terkandung pada tanaman jenis umbi-umbian seperti kentang, singkong, bahkan wortel.
  • Elaioplas, berfungsi untuk membentuk dan menyimpan kandungan minyak serta lemak.
  • Proteoplas, berfungsi untuk menyimpan kandungan protein.
  1. Vakuola

Vakuola adalah membran organel yang terdapat pada sel tumbuhan dan sel hewan.

Sel tumbuhan vakuola sangat besar seiring dengan usia dari pohon. Vakuola pada tumbuhan memiliki fungsi untuk memberikan kemungkinan warna yang cerah karena adanya pigmen antoisan. Warna ini biasanya muncul pada bunga, pucuk daun, dan juga buah.

Selanjutnya, vakuola juga bertindak sebagai lisosom pada sel yang masih hidup karena memiliki enzim hidrolitik.

Vakuola juga digunakan sebagai tempat penimbunan sisa metabolisme seperti tanin, kalsium oksalat, dan getah atau lateks pada tanaman karet.

Terakhir, vakuola berguna untuk menyimpan zat makanan seperti sukrosa, garam, dan inulin yang bisa dilarutkan sewaktu-waktu oleh sitoplasma.

***

Demikianlah artikel Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan – Fungsi, Bagian, Gambar dari Sayanda.com.

Apakah teman-teman masih mempunyai pertanhaan seputar sel hewan dan tumbuhan? Jika iya, jangan sungkan untuk meninggalkan pertanyaan ya.

loading...

Sumber:

Pencarian Masuk:
  • perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan beserta fungsinya
  • perbedaan sel tumbuhan dan hewan beserta fungsinya
  • perbedaan fungsi sel hewan dan sel tumbuhan
  • perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan beserta gambarnya dan fungsinya
  • perbedaan sel hewan dan tumbuhan beserta fungsinya
  • Gambar sel hewan dan tumbuhan
  • fungsi dan perbedaan sel hewan dan tumbuhan
  • cadangan makanan pada sel tumbuhan dan hewan
  • yhsm-plushome_001
  • apa perbedaan fungsi vakuola pada sel tumbuhan dan sel hewan