Ideologi Terbuka dan Tertutup – Pengertian dan Perbedaan

Sayanda.com – Ideologi Terbuka dan Tertutup – Pengertian dan Perbedaan.

Apakah Anda pernah mendengar istilah ideologi terbuka dan ideologi tertutup?

Banyak orang yang hampir tidak pernah mendengar kedua kata tersebut.

Mudahnya, kedua kata ideologi tersebut merujuk pada sistem politik dan cara pandang masyarakat dari sebuah negara.

Berikut akan kami jabarkan dengan lebih rinci, pengertian dari masing-masing ideologi dan perbedaannya antara satu sama lain.

loading...

Pengertian Ideologi Tertutup

Pengertian Ideologi TertutupIdeologi tertutup adalah sebuah ideologi atau pandangan bersistem yang mutlak. Artinya tak bisa diganggu gugat dengan alasan apa pun.

Ideologi tertutup bisa dijabarkan sebagai ajaran, sudut panjang yang digunakan untuk kepentingan dan juga tujuan bersama. Tujuan ini mencakup pada norma politik, dan sosial yang harus diterima suatu kelompok masyarakat tanpa harus menolak atau mendebatnya.

Ideologi ini mutlak dan harus dipatuhi oleh semua orang dalam kelompok masyarakat.

Ideologi tertutup akan mengatur banyak sekali norma-norma yang sesuai, baik secara politik dan sosial.

Dengan begini tatanan kehidupan masyarakat akan berjalan dengan baik, karena semua orang akan “patuh” tanpa bisa menolak apa pun caranya.

Pengertian Ideologi Terbuka

Pengertian Ideologi TertutupIdeologi terbuka adalah ideologi atau pandangan yang tidak begitu mutlak. Artinya ideologi ini tidak memaksa semua komponen masyarakat untuk ikut di dalamnya.

Meski untuk kepentingan bersama, ideologi ini masih bisa disisipi oleh beberapa nilai atau norma setempat yang sesuai. Misalnya nilai budaya lokal, nilai agama, dan moralitas yang disepakati bersama-sama oleh masyarakat luas tanpa harus merugikan kelompok lain.

Ideologi terbuka sifatnya sangat dinamis. Artinya suatu saat akan ada bagian yang dibuang ataupun ditambahkan lagi.

Ideologi ini dipandang mampu berjalan sesuai dengan perkembangan zaman. Artinya tidak akan berhenti di satu tempat meski tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman.

Perbedaan Ideologi Terbuka dan Ideologi Tertutup

Perbedaan Ideologi Terbuka dan Tertutup

  1. Ada atau Tidaknya Pemaksaan

Ideologi tertutup adalah sebuah sistem yang tertutup dan tidak bisa diganggu gugat. Siapa saja yang berada di dalam lingkungan ini harus mematuhi ideologi ini dengan baik.

Melanggar ideologi artinya melanggar aturan yang telah dibuat hingga hukuman kerap dijatuhkan dalam bentuk apa saja.

Ideologi tertutup seperti ini dipraktikkan oleh Korea Utara dan Tiongkok.

Hal yang berbeda justru diberikan oleh ideologi terbuka.

Ideologi terbuka tidak pernah memaksa seseorang untuk mematuhi apa saja yang ada di dalamnya. Artinya semua orang bebas untuk menggunakan ideologi ini ataupun tidak.

Ideologi terbuka hanya menjembatani pemikiran-pemikiran yang sesuai untuk masyarakat banyak.

Itulah mengapa ideologi ini begitu sesuai dengan kehidupan masyarakat terutama jika masyarakat itu beragam seperti Indonesia, yang terdiri dari banyak suku dan agama.

  1. Pembuat Ideologi

Ideologi tertutup dibuat oleh suatu kelompok masyarakat, misalnya suatu negara.

Ideologi ini digunakan untuk mengatur semua masyarakat agar lebih lebih rapi dan bersistem. Sekelompok orang membuat ideologi tertutup lalu digunakan oleh semua orang di sana.

Ideologi ini biasanya rawan ditunggangi kepentingan tertentu yang bisa saja merugikan banyak masyarakat. Meski demikian, ideologi ini dipandang sebagai sistem paling kompleks yang mampu mengatus masyarakat banyak dengan cepat.

Ideologi terbuka tidak dibuat oleh orang atau sekelompok orang. Ideologi ini adalah sebuah kesepakatan bersama yang dikonstruksi dari nilai-nilai yang ada. Itulah mengapa ideologi terbuka tidak kaku dan bisa diubah sesuai dengan perkembangan zaman dan cara berpikir manusianya.

  1. Sifat dan Pengaruhnya

Ideologi tertutup memiliki sifat totaliter. Artinya sistem yang ingin menguasai segala sektor yang ada. Terutama yang berhubungan langsung dengan masyarakat banyak.

Misalnya sistem yang ada di sekolah. Anak-anak adalah aset untuk menanamkan suatu ideologi karena mereka akan menerima apa saja yang diberitahukan. Anak-anak pun selalu menganggap apa yang dikatakan oleh gurunya adalah sebuah kebenaran.

Inilah mengapa ideologi jenis ini selalu mudah menyebar.

Ideologi terbuka tidak akan menguasai sektor penting. Mereka hanya memberikan pandangannya secara santai, tanpa bermaksud memaksa semua masyarakat.

Sesuatu yang disepakati oleh masyarakat tidak harus dipaksakan ke masyarakat lain. Karena pada dasarnya semua orang boleh menggunakan atau menolak ideologi terbuka sesuai dengan pandangan hidupnya.

  1. Hak Asasi Manusia

Ideologi tertutup menginginkan segala hal menjadi sama. Aturan ini mutlak dan tak bisa diganggu gugat.

Akhirnya banyak orang merasa terpaksa menggunakan ideologi ini meski tidak sesuai dengan nuraninya.

Dalam ideologi tertutup hak asasi manusia tidak diperhatikan. Yang dibutuhkan oleh ideologi ini adalah kepatuhan. Pluralisme dan padangan yang lain juga tak diperkenankan karena akan mengganggu sistem besar yang telah dibuat sebelumnya.

Ideologi terbuka sangat menghormati apa yang dinamakan perbedaan. Pandangan ini bisa berbaur, bahkan melakukan asimilasi

Hak asasi manusia adalah sesuatu yang penting.

Ideologi ini dibuat atas kesepakatan bersama, jadi jika ada hak-hak yang tak terjembatani, pasti akan ada pembicaraan lagi.

Apalagi pluralisme justru dianggap sebagai wawasan baru yang tidak mengganggu sistem yang ada.

  1. Kesetiaan Masyarakat

Satu poin paling penting dari ideologi tertutup adalah adanya kesetiaan tinggi dari masyarakat.

Sistem ini membuat manusia yang ada di lingkungan itu patuh dan tidak bisa melakukan apa-apa. Sistem telah dibuat, absolut, dan bagi siapa yang melanggar akan dikenai sanksi.

Ideologi tertutup menganggap kesetiaan manusia akan membuat sistem semakin kokoh dan tak akan bisa dikalahkan oleh siapa saja.

Ideologi terbuka tidak membutuhkan kesetiaan. Ideologi ini membuat semua orang saling menghormati. Saling berpikir bersama untuk kemajuan suatu pandangan.

Dengan melakukan ini, suatu pandangan tidak akan menjadi kuno. Bahkan semakin canggih karena mampu menjembatani apa saja.

  1. Isi Ideologi

Ideologi tertutup banyak sekali mengandung nilai-nilai dan cita-cita yang telah dibuat bersama-sama. Biasanya cita-cita inilah yang menjadi tujuan hingga semua orang harus mematuhinya apa pun alasannya.

Ideologi terbuka tidak memiliki cita-cita seperti ini. Pandangannya lebih luas hingga bisa diterima siapa saja. Kalaupun ada cita-cita, ideologi terbuka ingin semua masyarakat berjalan bersama-sama dengan harmonis tanpa harus saling berdebat tentang banyak hal.

***

Demikianlah artikel Ideologi Terbuka dan Tertutup – Pengertian dan Perbedaan dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel ini, jangan sungkan untuk bertanya.

loading...

Sumber:

Leave a Reply

Tidak mau ketinggalan update dari blog Sayanda?
Segera daftarkan email Anda! Gratis!

Berlangganan ke dengan blog Sayanda dan dapatkan artikel serta update menarik langsung ke inbox email Anda. GRATIS!