Pengertian Manajemen – Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis, Makalah

Pengertian Manajemen Secara Umum

Pengertian Manajemen Sayanda.com – Istilah manajemen seringkali dikaitkan dengan dunia ekonomi dan bisnis. Namun, manajemen bukan hanya termasuk ke dalam cabang ilmu ekonomi.

Manajemen adalah ilmu atau seni mengelola sumber daya seperti perencanaan, mengorganisasi, pergerakan, pengawasan, dan pengendalian untuk mencapai tujuan organisasi.

Jika dilihat dari asal-usul katanya, manajemen berasal dari kata ‘maneggiare’ dalam bahasa Italia yang memiliki arti mengendalikan, khususnya mengendalikan kuda…

…Istilah tersebut berkaitan erat dengan kebudayaan Romawi Italia pada masa itu yang menjadikan kuda sebagai kendaraan utama masyarakat. Kata ‘maneggiare’ kemudian diserap ke dalam bahasa lainnya seperti Perancis dan Inggris, ‘management’, yang maknanya kurang lebih sama, yakni mengendalikan dan mengatur.

Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Menurut Para AhliBeberapa ahli dan pakar juga turut memberikan pandangannya mengenai definisi manajemen.

Definisi tersebut di antaranya adalah:

  1. George R. Terry: Manajemen merupakan istilah yang menggambarkan proses khas yang terdiri dari: perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan yang dilakukan secara sistematis guna mencapai sasaran yang diimplementasikan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
  2. Wilson Bangun: Manajemen adalah rangkaian aktivitas yang dijalankan oleh anggota organisasi untuk mencapai tujuannya.
  3. James A.F. Stoner: Arti manajemen menurut Stoner adalah proses perencanaan, pengorganisasian, serta pemanfaatan sumber daya organisasi lainnya demi mencapai tujuan organisasi.
  4. Ricky W. Griffin: Manajemen merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, serta pengendalian sumber daya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
  5. Mary Parker Follet: Manajemen menurut Follet lebih merujuk pada seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Artinya, proses manajemen dapat dicapai melalui seorang manajer yang mengarahkan para bawahannya.

Sejarah Manajemen

Sejarah ManajemenManajemen memiliki sejarah yang panjang dan bermula pada aktivitas pedagang-pedagang Sumeria dan pembangunan Mesir. Pada proses pembangunan mesir, para pemilik budak wajib menghadapi permasalahan eksploitasi dan memotivasi budak.

Walaupun sudah dimulai sejak dulu, nyatanya pada masa pra-modern akhir, banyak perusahaan pra-industri yang tidak terdorong untuk menyelesaikan permasalahan manajemen secara sistematis. Hal ini dikarenakan skala mereka yang kecil.

Baca Juga:  Pengertian Masyarakat Madani Indonesia - Ciri, Contoh, Karakteristik, Makalah

Abad ke-19

Pembelajaran manajemen berkembang dimulai pada awal abad 19.

Beberapa pelaku ekonomi dan tokoh penemu seperti Adam Smith, John Stuart Mill, Eli Whitney, James Watt, dan Mattheyw Boulton mengembangkan teori dan pengetahuan seperti pengaturan sumber daya, produksi, penetapan harga, prosedur kontrol kualitas, perencanaan kerja, penukaran bahan, akuntansi biaya, dan penetapan standar.

Pada pertengahan abad 19, M Laughlin, Robert Owen, dan Henry Poor, memperkenalkan teori manajemen manusia dengan teori motivasi, kontrol pengembangan pekerja, struktur organisasi, dan pelatihan sumber daya manusia.

Pada akhir abad 19, pelaku ekonomi marginal Leon Walras, dan Alfred Marshall mengembangkan dan memperkenalkan teori dan pengetahuan manajemen baru yang lebih kompleks berdasarkan sains.

Abad ke-20

Teori manajemen pertama diberikan secara lengkap oleh Henry Fayol dan Alexander Church pada tahun 1920, dimana mereka menjelaskan bahwa manajemen dari satu cabang saling berhubungan satu sama lain.

Pada tahun 1940an, Patrick Blackett mengkombinasikan teori mikro ekonomi dan teori statistik yang melahirkan ilmu riset operasi. Riset operasi atau yang lebih dikenal dengan “Sains Manajemen”, adalah sebuah teori dan ilmu manajemen yang didasari sains, khususnya pada bidang logistik dan operasi.

Pada akhir abad 20, manajemen sudah memiliki bidang-bidang terpisah yakni: manajemen sumber daya manusia, manajemen operasi dan produksi, manajemen strategi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, dan manajemen informasi teknologi.

Fungsi Manajemen

Fungsi ManajemenBerdasarkan definisi yang sudah kita baca di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen memiliki tiga fungsi yakni perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian.

Berikut ini penjabaran ringkas mengenai tiga fungsi tersebut:

  1. Perencanaan (Planning)

Fungsi pertama, perencanaan, adalah sebuah proses menyusun atau mendeskripsikan hal-hal apa saja yang akan dikerjakan sesuai dengan sumber daya yang dimiliki.

Perencanaan harus disusun secara ter-struktur dan menyertakan keseluruhan detil aktivitas organisasi, perkiraan, dan strategi untuk mencapai target. Manajer akan melakukan evaluasi terhadap rencana yang telah disusun sebelum akhirnya memutuskan apakah rencana tersebut dapat diterapkan atau tidak.

Perencanaan dapat dikatakan merupakan proses paling penting dalam manajemen, sebab tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tidak akan dapat dijalankan.

  1. Pengorganisasian (Organizing)

Fungsi pengorganisasian dilakukan dengan membagi kegiatan atau rencana yang masih abstrak menjadi lebih spesifik dan terperinci.

Pengorganisasian akan memudahkan manajer untuk melakukan pengawasan serta menentukan orang-orang yang memiliki kapasitas untuk melaksanakan tugas-tugas organisasi.

Baca Juga:  Masa Orde Baru - Pengertian, Latar Belakang, Tujuan, Sejarah, Kebijakan

Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas yang harus dilaksanakan, siapa saja yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan tugas tersebut, bagaimana tugas tersebut akan diselesaikan, dan siapa saja yang bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas tersebut.

  1. Pengarahan (Directing)

Pengarahan atau directing adalah fungsi manajemen yang meliputi tindakan memengaruhi atau memberikan perintah kepada setiap anggota organisasi agar dapat mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan dan implementasi-nya.

Jenis-Jenis Manajemen

Jenis ManajemenBerdasarkan bidang organisasinya, jenis-jenis manajemen dibagi menjadi beberapa kategori.

Berikut ini merupakan beberapa jenis manajemen serta pengertian singkatnya.

  1. Pengertian Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan memfokuskan berdasarkan fungsinya untuk memastikan bahwa kegiatan bisnis sebuah perusahaan dapat tetap berjalan sesuai target dengan biaya yang ekonomis.

Tugas utama manajer keuangan di antaranya adalah merencanakan asal pembiayaan operasional perusahaan, serta bagaimana modal tersebut dialokasikan agar dapat memenuhi aktivitas perusahaan.

  1. Pengertian Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran menganalisis kebutuhan konsumen serta menetapkan strategi yang cocok untuk diterapkan pada konsumen sasaran.

Kompetensi umum yang harus dimiliki staf manajemen pemasaran di antaranya adalah manajemen merk, pemasaran melalui internet, serta manajemen pembelian dan penjualan.

  1. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia dijalankan berdasarkan fungsinya untuk memperoleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan terbaik untuk melaksanakan tugas-tugas di perusahaan.

Mereka yang duduk dalam manajemen SDM berkewajiban untuk memastikan bahwa orang-orang yang mereka pilih memiliki kemampuan sesuai dengan syarat-syarat yang telah diajukan sebelumnya.

  1. Pengertian Manajemen Strategi

Manajemen strategi berkaitan dengan struktur manajemen teratas, yakni pemimpin atau yang biasa disebut dengan manajer.

Tugas manajemen strategi adalah menentukan perencanaan, pengarahan, dan pengawasan terhadap seluruh aktivitas perusahaan.

  1. Pengertian Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan proses pelaksanaan fungsi perencanaan, pengarahan, dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berkaitan dengan bidang pendidikan.

Tujuan dari manajer pendidikan adalah mewujudkan pelaksanaan aktivitas pendidikan yang efektif dan sesuai dengan target.

  1. Pengertian Manajemen Operasional

Manajemen operasional terfokus pada aktivitas produksi barang dan jasa.

Di samping itu, manajemen operasional juga bertanggung jawab terhadap pelaksanaan operasional bisnis yang efektif dan efisien.

Manajer operasional memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengelola material, tenaga kerja, serta energi menjadi output atau hasil yang berbentuk barang dan jasa.

  1. Pengertian Manajemen Produksi

Meskipun namanya manajemen produksi, namun bidang yang satu ini tidak bertanggung jawab atas produksi barang dan jasa perusahaan. Manajemen produksi bertanggung jawab atas hasil produk yang sesuai dengan standar pasar dan selera konsumen.

Baca Juga:  Efek Rumah Kaca - Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah

Di samping itu, seorang manajer produksi juga bertugas untuk memastikan bahwa teknik produksi yang diterapkan seperti material, lokasi pembuatan, hingga hasil akhir produk tetap efisien tanpa mengurangi kualitas produk itu sendiri.

Kompetensi umum yang harus dimiliki para anggota manajemen produksi adalah pemahaman mengenai sistem produksi, pengelolaan material, serta penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH).

Tujuan Manajemen

Tujuan ManajemenManajemen merupakan hal vital dalam suatu organisasi. Tujuan dari diberlakukannya proses manajemen di dalam sebuah organisasi antara lain:

  1. Menjalankan dan mengevaluasi strategi yang telah direncanakan agar dapat berjalan secara efektif.
  2. Melakukan peninjauan kembali terhadap implementasi fungsi manajemen serta kinerja para anggota dalam melaksanakan tugasnya.
  3. Memperbaharui strategi pelaksanaan fungsi manajemen agar tetap dapat mencapai target jika dalam pelaksanaannya ditemukan tantangan-tantangan tertentu.
  4. Melakukan peninjauan kembali terhadap kekuatan, kelemahan, serta ancaman pada organisasi.
  5. Merancang inovasi yang dapat meningkatkan efektivitas kinerja para anggota yang juga berimbas pada tercapainya tujuan dan sasaran organisasi.

Manfaat Manajemen

Manfaat ManajemenFungsi manajemen yang dijalankan secara cermat dan sistematis dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  1. Membantu manajer dan para anggota untuk merancang strategi melalui pendekatan yang lebih sistematis, rasional, dan efektif.
  2. Mendapatkan hasil yang maksimal melalui proses yang menyeluruh. Proses tersebut tentunya harus dilaksanakan sesuai dengan fungsi manajemen.
  3. Manajemen akan memudahkan kita untuk menyajikan kerangka kerja untuk jangka pendek maupun jangka panjang sehingga target pun akan lebih mudah untuk ditentukan.
  4. Membantu proses alokasi sumber daya yang efektif.
  5. Mendorong tumbuhnya sikap profesional dalam diri setiap anggota organisasi yang diberikan kepercayaan untuk melaksanakan tugas.

Makalah Manajemen

Berikut ini adalah beberapa makalah manajemen yang digunakan oleh blog Sayanda dalam penulisan artikel:

***

Demikianlah artikel Pengertian Manajemen – Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel Pengertian Manajemen – Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis; jangan sungkan untuk bertanya pada kotak komentar di bawah.

Pencarian Masuk:
  • tujuan manajemen
  • manfaat manajemen
  • makalah manajemen
  • pengertian manajemen secara umum
  • https://www sayanda com/pengertian-manajemen/
  • manfaat manajemen pemasaran
  • manfaat manajemen dalam organisasi
  • makalah tentang manajemen
  • makalah management
  • makalah pengertian manajemen secara umum
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.