Pengertian dan Contoh Bahasa Daerah Menuru Para Ahli

Sayanda.com – Pengertian dan Contoh Bahasa Daerah Menuru Para Ahli. Bahasa daerah adalah bahasa yang digunakan dalam satu wilayah di sebuah negara dan digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh warga di daerah tersebut, jumlah penutur bahasa daerah tersebut haruslah lebih sedikit daripada jumlah populasi keseluruhan di negara tersebut.

Kata bahasa sendiri memiliki arti yaitu kemampuan dari manusia untuk menuturkan sesuatu hal kepada manusia lain baik dengan menggunakan kata, tanda maupun gerakan tubuh.

Bahasa dipergunakan oleh semua manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain. Sebelum melangkah lebih jauh mari kita pahami terlebih dahulu arti kata bahasa, bahasa daerah dan aspek-aspek yang ada di dalamnya.

Pengertian Bahasa

Contoh Bahasa Daerah IndonesiaBahasa adalah alat atau sarana untuk berkomunikasi antar manusia yang berupa sistem pertukaran informasi dengan lambang bunyi yang dihasilkan dari alat ucap manusia. Bahasa disusun oleh ribuan kata yang masing-masing memiliki makna berbeda. Kata mewakili hubungan yang abstrak di antara sebuah kata dengan obyek atau konsep yang diwakili oleh kata tersebut.

Kumpulan dari kata-kata atau kosakata disusun oleh para ahli bahasa dengan urutan yang alfabetis kemudian disusun menjadi sebuah buku yang disebut kamus atau leksikon. Kamus inilah yang nantinya akan menjadi pedoman dalam mempelajari bahasa secara baku dan benar.

Dalam menyampaikan setiap hal, mengutarakan pendapat atau gagasan, manusia tidak bisa melakukannya sembarangan. Manusia harus mengikuti aturan bahasa dimana ia berada agar ucapan yang disampaikan dapat dipahami oleh lawan bicaranya. Aturan-aturan yang menjadi dasar dalam pemakaian bahasa sehari-hari baik secara formal maupun informal disebut sebagai tata bahasa. Tata bahasa inilah yang membuat ucapan seseorang dapat dipahami oleh orang yang sedang diajak berkomunikasi.

Pengertian Bahasa Daerah

Pengertian Bahasa DaerahBahasa daerah atau yang biasa juga disebut dialek, adalah sebuah bahasa yang digunakan di dalam suatu wilayah negara pada sebuah regional yang relatif kecil jika dibanding dengan negara itu sendiri.

Hukum internasional sendiri telah banyak membahas mengenai definisi dari bahasa daerah dan mendapatkan rumusan sebagai berikut.

Bahasa daerah adalah bahasa yang berbeda dari bahasa resmi suatu negara dan dipergunakan oleh sebagian warga dari negara tersebut. Bahasa daerah disebut juga sebagai bahasa tradisional, bahasa ibu atau bahasa etnik.

Selain itu bahasa daerah juga termasuk dalam kebudayaan Indonesia. Kunjungi artikel berikut ini jika Anda tertarik dengan Contoh dan Pengertian Kebudayaan Nasional.

Contoh Bahasa Daerah di Indonesia

Setelah mengetahui dengan detail dan jelas mengenai pengertian bahasa daerah, mari kita simak lebih lanjut beberapa contohnya yang dapat ditemukan di kepulauan di Indonesia.

  1. Bahasa Aceh (Basa Aceh)

Bahasa Daerah AcehBahasa Aceh adalah bahasa daerah yang berasal dari wilayah provinsi Aceh. Bahasa ini digunakan oleh suku Aceh yang berada di wilayah pesisir provinsi Aceh, sebagian wilayah pedalaman dari provinsi Aceh dan di kepulauan yang berada di sekitar provinsi Aceh.

Bahasa Aceh sendiri menurut rumpunnya masuk ke dalam rumpun bahasa Chamic yang merupakan cabang dari rumpun Melayu Polinesia dan cabang dari rumpun Austronesia. Bahasa Aceh berkerabat dekat dengan bahasa Melayu dan bahasa Minangkabau karena masih berada di dalam satu rumpun bahasa yakni bahasa Chamic.

  1. Bahasa Batak (Basa Batak)

Bahasa Daerah BatakBahasa Batak adalah bahasa tradisional yang dituturkan oleh warga asli yang berasal dari Sumatera Utara. Bahasa Batak termasuk ke dalam kelompok bahasa yang berada dalam rumpun Melayu Polinesia. Aksara dalam bahasa Batak disebut sebagai Surat Batak.

Bahasa Batak sendiri dibagi menjadi tiga jenis yakni Utara, Simalungun dan Selatan. Kelompok Utara adalah bahasa Alas Kluet, Dairi dan Karo. Kelompok Selatan adalah bahasa Toba, Angkola dan Mandailing. Sebagai perantara dari keduanya ada bahasa Simalungun.

  1. Bahasa Minang (Bahaso Minang)

Bahasa Daerah MinangBahasa Minang adalah bahasa ibu dari suku Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. Bahasa Minang termasuk ke dalam rumpun bahasa Melayu. Bahasa Minang bisa ditemukan di banyak tempat seperti di Sumatera Barat, pantai barat dari Aceh, barat Riau, pantai barat Sumatera Utara dan wilayah-wilayah lain di sekitar Sumatera Barat.

Bahasa Minang sangat kental dengan dialek Melayu, namun menurut para ahli, bahasa Minang bukanlah bahasa Melayu melainkan salah satu cabang dari bahasa berdialek Melayu itu sendiri.

  1. Bahasa Sunda (Basa Sunda)

Bahasa Daerah SundaBahasa Sunda ialah bahasa tradisional dari suku Sunda yang populasinya berada di Jawa Barat, Jakarta, Banten dan sedikit di wilayah Jawa Tengah. Bahasa Sunda termasuk di dalam rumpun bahasa Melayu Polinesia dan merupakan salah satu cabang dari bahasa Austronesia.

Bahasa Sunda berkerabat dekat dengan bahasa Baduy. Keduanya adalah bahasa dari rumpun Sunda yang masuk ke dalam rumpun Melayu Sumbawa.

  1. Bahasa Jawa (Basa Jawa)

Bahasa Daerah JawaBahasa Jawa ialah bahasa tradisional yang dituturkan oleh suku Jawa yang banyak tinggal di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur dan beberapa daerah di Jawa Barat.

Bahasa Jawa adalah bahasa daerah yang paling banyak persebarannya di Indonesia maupun di luar Indonesia. Hal ini dikarenakan persebaran penduduk suku Jawa sangat luas hampir di seluruh Indonesia.

Selain itu ada juga negara yang menggunakan bahasa Jawa selain Indonesia yakni Suriname dan Kaledonia Baru (tetapi anak-anak remaja negara tersebut rata-rata sudah tidak bisa berbahasa Jawa). Dialek Jawa yang kental bisa dilihat dari dialek masyarakat Surakarta dan Yogyakarta.

  1. Bahasa Madura (Basa Madura)

Bahasa Daerah MaduraBahasa Madura ialah bahasa yang dituturkan oleh semua suku Madura. Bahasa Madura digunakan di pulau Madura, Surabaya, Malang, Banyuwangi hingga pulau Kalimantan bagian selatan. Di pulau Kalimantan sendiri bahasa Madura banyak digunakna di Pontianak, Sambas, Kotawaringin Timur, Palangkaraya dan kota-kota di sekitarnya.

Dari segi pelafalan, bahasa Madura memiliki lafal yang unik dan sulit untuk dipelajari oleh orang dari luar suku Madura. Bahasa ini memiliki pelafalan yang terkesan menyentak dan menekan di beberapa bagian kata.

  1. Bahasa Bali (Basa Bali)

Bahasa Daerah BaliBahasa Bali adalah sebuah bahasa daerah yang berasal dari pulau Bali. Bahasa Bali adalah cabang dari bahasa Sunda dan Bali Sasak. Bahasa Bali banyak digunakan di pulau Bali, pulau Lombok bagian barat dan ujung timur pulau Jawa terutama di kota Banyuwangi.

Bahasa Bali memiliki 3 tingkatan dalam bahasanya yakni bahasa Bali Alus, bahasa Bali Madya dan bahasa Bali Kasar. Bahasa Bali Alus dipergunakan dalam setiap pertemuan formal seperti di pertemuan adat atau upacara pernikahan adat. Bahasa Bali Madya digunakan oleh kaum kelas menengah seperti para pejabat dengan anak buahnya. Bahasa Bali Kasar digunakan oleh masyarakat kelas bawah seperti percakapan antar pedagang pasar atau seorang bangsawan dengan pesuruhnya.

  1. Bahasa Dayak (Basa Dayak)

Bahasa Daerah DayakBahasa Dayak disebut juga sebagai bahasa Melayik Dayak, bahasa Bamayo atau bahasa Bumayoh. Bahasa ini termasuk ke dalam rumpun bahasa Melayu. Bahasa Dayak banyak digunakan di wilayah Kalimantan bagian barat, tengah dan timur. Bahasa ini adalah bahasa asli dari suku Dayak dan digunakan oleh lebih dari 500.000 orang.

  1. Bahasa Banjar (Basa Banjar)

Bahasa Daerah BanjarBahasa Banjar adalah sebuah bahasa yang berasal dari rumpun bahasa Austronesia dan digunakan oleh suku Banjar di Kalimantan Selatan. Bahasa Banjar memiliki dua jenis dialek utama yakni bahasa Banjar Kuala dan bahasa Banjar Hulu.

Bahasa Banjar pada jaman dahulu dituliskan dengan aksara Arab gundul (Pegon). Semua karya sastra orang Banjar menggunakan bahasa Melayu Banjar dan dituliskan dengan aksara Arab.

***

Indonesia adalah negara yang kaya akan bahasa dan adat istiadat. Indonesia memiliki ribuan pulau, dan kebanyakan pulau tersebut memiliki bahasa daerah tersendiri. Bahkan beberapa daerah memiliki lebih dari 1 bahasa daerah. Contohnya saja di Papua yang memiliki lebih dari 270 bahasa daerah (Wikipedia).

Bahasa daerah sering diperumpamakan sebagai jati diri daerah tersebut. Orang-orang lokal sudah sepastinya bisa berbicara menggunakan bahasa daerah. Walaupun di era modern, bahasa daerah sudah jarang dipergunakan, tetapi akan sangat baik jika terus dipelajari dan diwariskan ke anak cucu. Jika tidak maka bahasa daerah dan adat istiadat daerah tersebut akan hilang termakan perubahan jaman.

Demikianlah artikel Pengertian dan Contoh Bahasa Daerah Menuru Para Ahli dari Sayanda.com. Jika Anda masih belum jelas dan mempunyai pertanyaan seputar contoh atau pengertian bahasa daerah di Indonesia, jangan sungkan untuk bertanya pada kotak komentar di bawah ini.

Sumber:

Pencarian Masuk:
  • pengertian bahasa daerah
  • bahasa daerah
  • contoh bahasa daerah
  • contoh bahasa daerah dan artinya
  • bahasa daerah adalah
  • pengertian bahasa daerah menurut para ahli
  • definisi bahasa daerah
  • bahasa daerah menurut para ahli
  • arti bahasa daerah
  • contoh bahasa daerah di Indonesia
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.

Leave a Reply