loading...

Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Contoh, Ciri, Sistem, Makalah

Sayanda.com – Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Contoh, Ciri, Sistem, Makalah.

Apakah Anda ingin mempelajari pengertian pasar persaingan sempurna secara lengkap?

Selamat! Anda sudah berada di tempat yang benar!

Memahami pengertian pasar persaingan sempurna dengan baik dapat membantu Anda untuk mencapai kesuksesan dalam menjual barang. Ilmu ekonomi yang satu ini sangatlah berguna dalam mengetahui sistem harga yang digunakan pada kebanyakan pasar di Indonesia.

Secara garis besar, pasar merupakan suatu tempat pertemuan antara permintaan dan penawaran (penjual dan pembeli), sehingga bisa menetapkan harga.

Makalah berikut ini akan membahas pengertian pasar persaingan sempurna secara mendetail, dan materi-materi yang akan di bawah adalah: contoh, ciri, sistem harga, kelebihan dan kekurangan, serta perbedaan pasar persaingan sempurna dan tidak sempurna.

loading...

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pasar terbagi dalam dua bentuk, yakni pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.

Pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar dengan kondisi penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen, sehingga penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga jual beli.

Contohnya seperti perusahaan kecil yang jumlahnya sangat banyak dan menjual atau memproduksi jenis barang yang sama seperti beras, gandum, kentang, dan sebagainya.

Baca Juga:
Interaksi Sosial - Pengertian, Bentuk, Contoh, Ciri, Syarat, Faktor, Makalah

Sementara itu, pasar persaingan tidak sempurna atau pasar monopolistik adalah suatu pasar dimana penjual dapat mengontrol harga jual barang karena sifatnya yang eksklusif.

Contohnya seperti perusahaan Apple yang menjual iPhone dan MacBook.

Struktur pasar persaingan sempurna cenderung imbang, karena baik penjual maupun pembeli tidak bisa mempengaruhi harga pasar.

Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Ciri Pasar Persaingan SempurnaTerdapat banyak sekali pasar persaingan sempurna di Indonesia, seperti penjualan beras, gandum, jagung, dan bahan-bahan pangan lainnya. Berikut adalah ciri dan karakteristik pasar persaingan sempurna:

  1. Homogenitas Produk

Barang yang dihasilkan semua perusahaan sama (homogen) atau serupa. Kondisi ini membuat pembeli sulit membedakan perusahaan penghasil produk dan tidak ada gunanya bagi para produsen untuk bersaing.

  1. Penjual dan Pembeli Memiliki Pengetahuan Sempurna

Maksudnya ialah baik penjual maupun pembeli sama-sama memiliki pengetahuan yang baik tentang harga dan input produk yang dijual. Hal ini membuat penjual dan pembeli tidak bisa mempengaruhi harga pasar.

  1. Produsen Mudah Keluar-Masuk Pasar

Bila sebuah perusahaan mengalami kerugian dan ingin meninggalkan industri, pilihan tersebut mudah dilakukan. Begitu juga bila ada produsen yang ingin masuk dalam industri yang cenderung sangat mudah. Tidak ada hambatan yang berarti akan hal ini.

  1. Harga Murni Hasil Penawaran dan Permintaan (Supply and Demand)

Perusahaan tidak dapat semena-mena meningkatkan harga jual, karena harga jual murni hasil dari banyaknya penawaran dan permintaan yang ada di pasar.

Menariknya, selama masih dalam taraf normal, harga jual pada pasar persaingan sempurna bebas naik turun tanpa campur tangan pemerintah.

Plus Minus Adanya Pasar Persaingan Sempurna

Plus Minus Pasar Persaingan SempurnaStruktur pasar persaingan sempurna yang seimbang antara penjual dan pembeli memang tampak ideal. Namun, dalam praktiknya hal ini tetap memiliki plus dan minus.

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan pasar persaingan sempurna:

Nilai Plus Pasar Persaingan Sempurna

  • Mengoptimalkan Efisiensi
Baca Juga:
Pasar Modal - Pengertian, Instrumen, Fungsi, Manfaat, Pelaku

Ada dua konsep efisiensi dari pasar persaingan sempurna, yakni:

  1. Efisiensi produktif: Syarat mencapai efisiensi ini ialah semua tingkat produksi menggunakan biaya minimum dan industri secara keseluruhan harus memproduksi barang dengan biaya terendah.
  2. Efisiensi alokatif: Syarat mencapai efisiensi maksimum ialah harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut.

Dari pemahaman efisiensi tersebut bisa dijelaskan bahwa keuntungan normal bisa didapatkan, asalkan biaya produksi minim dan harga barang sama dengan biaya marjinal produksi barang.

  • Kebebasan Memilih dan Betindak

Tidak ada konsentrasi kekuasaan pada pasar persaingan sempurna. Penjual tidak memiliki banyak pilihan dalam menentukan variasi barang, sehingga kualitas dan harga barang setiap penjual hampir sama.

Hal tersebut memberikan kebebasan untuk pembeli dalam memilih barang yang diinginkan.

Tidak ada yang bisa mempengaruhi harga yang cenderung stabil. Nilai jual di pasaran juga cenderung yang termurah, karena banyaknya penjual barang, sehingga para penjual tidak dapat meningkatkan harga jual.

Nilai Minus Pasar Persaingan Sempurna

  • Minim Inovasi

Persamaan yang terjadi antar produsen membuat penjual tidak terdorong untuk berkembang dan berinovasi. Hal ini karena teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain. Tidak ada perbedaan dan keuntungan kekal, karena proses dan hasilnya dibuat sama atau serupa.

  • Konflik Keadilan

Bagi konsumen, kualitas produk memang lebih terjamin karena semuanya tampak sama dan serupa. Namun, ini juga membuat terbatasnya pilihan karena tidak ada variasi.

Bagi produsen, ada konflik keadilan yang terjadi di internal industri. Mulai dari perkara biaya hingga distribusi pendapatan yang tak merata. Distribusi pendapatan menentukan bentuk dan penggunaan sumber daya yang efisien. Bila tak merata, maka penggunaan akan lebih banyak digunakan oleh golongan kaya saja.

Membedakan Pasar Persaingan Sempurna dan Tidak Sempurna

Perbedaan Pasar Persaingan SempurnaSederhananya, pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna

Baca Juga:
Pengertian Teks Prosedur Kompleks - Struktur, Contoh, Ciri, Analisis, Tujuan

Jenisnya ada tiga, yakni pasar monopoli, oligopoli, dan monopolistik. Bila di pasar persaingan sempurna jumlah penjual dan pembeli imbang, maka di pasar persaingan tidak sempurna berlaku sebaliknya.

Contohnya:

  • Pasar monopoli: Penjual hanya satu dan berhadapan dengan banyak sekali pembeli, contohnya seperti Pertamina. Perusahaan monopoli umumnya tak memiliki barang pengganti yang dekat dan bisa menentukan harga pasaran sesuai kebutuhan dan keinginannya.
  • Pasar oligopoli: Sejumlah produsen menguasai seluruh permintaan pasar. Jumlah perusahaan umumnya lebih dari dua dan tidak lebih dari 10. Contohnya industri semen Indonesia. Di pasaran dikenal ada Semen Gresik, Semen Holcim, Semen Indocement, dan sebagainya.
  • Pasar monopolistik: Sejumlah besar penjual menawarkan produk yang sama. Pasar dengan sifat monopoli pada spesifikasi barang, namun berbeda pada beberapa aspeknya. Contohnya banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan. Misal jasa salon, ojek online, toko kelontong, dan lain-lain.

Model pasar persaingan monopolistik hampir serupa dengan pasar persaingan sempurna. Bedanya, dalam monopolistik dikenal perbedaan produk, sehingga produk tampil sama tapi tak serupa.

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Contoh Pasar Persaingan SempurnaMenemukan contoh dari pasar persaingan sempurna di Indonesia itu susah-susah gampang. Umumnya, pasar tradisional yang menjual bahan pangan di Indonesia tergolong ke pasar persaingan sempurna.

Tetapi, komoditi makanan pokok tersebut lebih pas bila dibilang mendekati ke pasar persaingan sempurna. Alasannya, salah satu ciri pasar persaingan sempurna ialah harga tidak dikendalikan oleh siapapun, baik penjual maupun pembeli.

Sedangkan dalam praktiknya, komoditi pokok tersebut terdapat campur tangan pemerintah, termasuk pengendalian harga di pasaran.

Dengan kata lain, sulit memberikan contoh utuh bentuk perusahaan dan produsen yang menerapkan bentuk pasar persaingan sempurna di Indonesia.

Sistem Pembentukan Harga dalam Pasar Persaingan Sempurna

Sistem Pasar Persaingan SempurnaPada sistem harga pasar persaingan sempurna, dijelaskan bahwa produsen dan konsumen tidak bisa mempengaruhi harga pasaran. Dengan kata lain, harga pasaran relatif stabil dan bila digambarkan dengan kurva bentuknya garis lurus mendatar.

Baca Juga:
Penyimpangan Sosial - Contoh, Pengertian, Gambar, Teori, Bentuk, Makalah

Kurva untuk pasar persaingan sempurna sendiri memiliki dua jenis, yakni kurva yang menggambarkan keuntungan maksimum atau kerugian minimum.

Berapapun jumlah barang atau produk yang dibeli dan dijual tidak akan membuat harga naik atau turun.

Dalam jangka waktu pendek, kurva berbentuk garis vertikal, karena harga ditentukan permintaan pasar. Dalam jangka panjang harga akan naik atau turun tergantung pada permintaan komoditi dan faktor lain yang mempengaruhi.

Dalam jangka panjang hukum supply and demand atau hukum penawaran dan permintaan tetap berlaku. Dimana jika penawaran naik, dan permintaan turun, maka harga akan ikut turun, dan ketika penawaran turun, dan permintaan naik, maka harga akan ikut naik.

Dalam sejumlah makalah pasar persaingan sempurna, struktur ini merupakan pasar yang paling ideal. Namun, dalam keseharian kesempurnaan tersebut tidak ditemukan.

Dengan kata lain, ini adalah struktur pasar yang hanya ada secara teori. Meski demikian, pasar global saat ini tengah coba mengembangkan model pasar persaingan sempurna dengan bantuan teknologi modern.

Makalah Pasar Persaingan Sempurna

Berikut ini adalah beberapa contoh makalah pasar persaingan sempurna yang digunakan oleh blog Sayanda dalam penulisan artikel:

***

Demikianlah artikel Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Contoh, Ciri, Sistem, Makalah dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel Pasar Persaingan Sempurna – Pengertian, Contoh, Ciri, Sistem, Makalah, jangan sungkan untuk berkomentar di bawah.

loading...
Pencarian Masuk:
  • contoh pasar persaingan sempurna
  • pasar persaingan sempurna
  • pengertian pasar persaingan sempurna
  • materi pasar persaingan sempurna
  • ciri ciri pasar persaingan sempurna
  • ciri pasar persaingan sempurna
  • https://www sayanda com/pasar-persaingan-sempurna/
  • persaingan sempurna
  • contoh pasar persaingan sempurna di indonesia
  • persaingan pasar sempurna