Pasar Modal – Pengertian, Instrumen, Fungsi, Manfaat, Pelaku

Sayanda.com – Pasar Modal – Pengertian, Instrumen, Fungsi, Manfaat, Pelaku, Makalah – Secara umum, pasar modal memiliki fungsi dan peran sama dengan pasar lainnya. Hanya saja, instrumen yang diperjualbelikan di pasar modal berbeda dengan pasar pada umumnya.

Pasar modal adalah pasar untuk instrumen keuangan jangka panjang yang diterbitkan oleh pemerintah, perusahaan swasta, maupun public authorities, yang bisa diperjualbelikan dalam bentuk obligasi atau saham.

Dalam ranah investasi, pasar modal berperan sebagai penghubung antara investor dengan perusahaan maupun institusi pemerintah yang menjual saham, obligasi, dan lain sebagainya.

Tujuan pasar modal adalah menghimpun dana atau kepemilikan perusahaan yang memberikan keuntungan bagi pihak emiten maupun investor.

Makalah pasar modal berikut ini akan memberikan pembahasan dari segi pengertian, instrumen, fungsi, manfaat, pelaku, dan peran.

Pengertian Pasar Modal Menurut Para Ahli

Pengertian Pasar ModalSelain dilihat dari perspektif umum, ada pula pengertian pasar saham yang dijabarkan oleh para ahli ekonomi, di antaranya sebagai berikut:

  1. Tjipto Darmadji

Pasar modal merupakan tempat untuk memperjualbelikan berbagai macam instrumen investasi jangka panjang, baik dalam bentuk utang maupun modal pribadi.

  1. John Downers dan Jordan Goodman

Pasar modal adalah pasar yang memperjualbelikan dana modal berupa utang maupun ekuitas.

  1. Dahlan Slamet

Terdapat dua makna pasar modal, yakni makna luas dan makna sempit. Makna luas dari pasar modal ialah pasar konkret ataupun abstrak yang mempertemukan pihak penawar dan pihak yang membutuhkan dana jangka panjang minimal satu tahun.

Sementara, makna sempit dari pasar modal adalah suatu tempat terorganisasi yang berfungsi sebagai media untuk memperjualbelikan efek, dan disebut pula sebagai bursa efek.

  1. Sri Susilo

Pasar modal merupakan pasar yang konkret dan meliputi aktivitas jual-beli instrumen investasi jangka panjang.

  1. UU Pasar Modal No. 8 Tahun 1995

Pasar modal adalah kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Sejarah Pasar Modal di Indonesia

Sejarah Pasar ModalAwal mula keberadaan pasar modal di Indonesia dimulai pada abad 19. Pada masa itu, pemerintah kolonial Belanda mulai membangun perkebunan secara masif di Indonesia. Agenda pembangunan tersebut didanai oleh para investor dari Belanda dan negara-negara Eropa lainnya. Atas dasar itulah pemerintah kolonial Belanda kemudian mendirikan pasar modal yang diberi nama Vereniging Voor de Effetehendel di Batavia pada tahun 1912. Pendirian pasar modal tersebut kemudian dilanjutkan di daerah lainnya seperti Surabaya, dan Semarang.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Anda Wajib Berinvestasi di Pasar Saham

Pada tahun 1939, ketika dunia dilanda krisis akibat pecahnya Perang Dunia II, pemerintah Hindia Belanda memutuskan untuk menutup seluruh aktivitas perdagangan pasar modal. Peristiwa tersebut juga kemudian mengakhiri dominasi perdagangan pasar modal di Indonesia oleh pemerintah Belanda dan para konglomerat Eropa lainnya.

Pasca kemerdekaan, pemerintah Indonesia memutuskan untuk membuka kembali pasar modal tersebut pada tanggal 10 Agustus 1977 yang diresmikan oleh Presiden Soekarno. Namun, pada masa itu, antusias masyarakat untuk melakukan aktivitas perdagangan saham masih tergolong rendah. Masyarakat masih belum paham pada mekanisme perdagangan saham dan lebih menyukai investasi perbankan konvesional dengan cara menabung.

Pada tanggal 3 Juli 1997, PT. Danareksa Investment Management menerbitkan Reksa Dana Syariah untuk investor yang ingin menginvestasikan uang mereak sesuai dengan hukum syariah. Selanjutnya, pada tanggal 3 Juli 2000, PT. Danareksa Investment Management bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia untuk meluncurkan Jakarta Islamic Index yang bertujuan untuk menjadi pedoman bagi investor dalam berinvetasi secara syariah.

Ciri-Ciri Pasar Modal

Ciri Pasar Modal

  1. Dalam konteks mekanisme pasar, pasar modal atau bursa efek mempertemukan pihak yang kekurangan dana dengan pihak yang tengah membutuhkan dana.
  2. Menakankan pada target pemenuhan dana jangka pendek.
  3. Tidak terikat pada tempat tertentu layaknya pasar konvensional.

Fungsi Pasar Modal

Fungsi Pasar ModalPasar modal berperan dalam perkembangan ekonomi suatu bangsa. Di samping itu, terdapat beberapa fungsi yang dipegang oleh pasar modal, antara lain:

  1. Fungsi Tabungan

Pasar modal bertindak sebagai wadah tempat seseorang menginvestasikan modalnya untuk keuntungan jangka panjang.

  1. Fungsi Kekayaan

Penyimpanan uang atau modal di pasar modal terbilang lebih aman dibanding menyimpan uang di bank sebab tidak mengalami depresiasi.

  1. Fungsi Likuiditas

Kekayaan yang diinvestasikan dalam pasar modal dapat dicairkan dengan risiko yang lebih kecil.

Instrumen Pasar Modal

Instrumen Pasar ModalTerdapat beberapa jenis produk pasar modal yang diperjualbelikan di Bursa Efek, antara lain:

  1. Saham

Saham merupakan surat tanda bukti kepemilikan perseroan terbatas (PT) sebagai instrumen investasi yang akan memberikan keuntungan berupa dividen perusahaan yang bersangkutan. Berdasarkan manfaat yang didapatkan oleh investor, jenis saham dibagi atas beberapa kategori berikut:

  • Saham biasa: Pemiliki saham ditempatkan pada posisi terakhir dalam hal yang berkaitan dengan pembagian deviden dan hak kekayaan perusahaan jika perusahaan yang bersangkutan mengalami likuidasi.
  • Saham preferen: Saham yang menempatkan para pemegangnya dalam skala prioritas. Artinya, para pemegang saham berhak didahulukan dalam pembayaran dividen, serta berhak menukar saham preferen dengan saham biasa.
  • Saham istimewa: Jenis saham yang memberikan keuntungan lebih kepada pemilikinya dibanding para pemegang saham lainnya.
  1. Obligasi

Obligasi merupakan sekuritas dengan keuntungan tetap yang diterbitkan berdasarkan perjanjian utang. Dengan kata lain, obligasi adalah surat tagihan utang terhadap pihak yang menerbitkan obligasi tersebut. Keuntungan yang diperoleh dari obligasi berasal dari tingkat bunga yang dibayarkan penerbit obligasi saat jatuh tempo.

  1. Waran

Efek yang diberikan suatu perusahaan kepada pemegangnya untuk membeli saham dari perusahaan tersebut berdasarkan harga dan jangka waktu tertentu.

  1. Reksadana

Reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana masyarakat yang ingin menginvestasikan modalnya dalam bentuk portofolio investasi, seperti saham maupun obligasi.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Anda Wajib Berinvestasi di Pasar Saham

Pelaku Pasar Modal

Pelaku Pasar ModalPara pemain utama yang bermain dalam dunia pasar modal di antaranya sebagai berikut:

  1. Emiten

Perusahaan yang berniat untuk menjual surat-surat berharga di Bursa Efek. Tujuan emiten antara lain untuk melakukan perluasan usaha, pengalihan pemegang saham, serta memperbaiki struktur modal.

  1. Investor

Pihak yang membeli atau memegang saham di perusahaan milik emiten. Tujuan utama melakukan investasi adalah untuk memperoleh keuntungan dalam jangka waktu panjang, tanda kepemilikan perusahaan, serta sebagai sarana berdagang mengingat harga saham cenderung fluktuatif dan menjanjikan keuntungan banyak.

  1. Lembaga Penunjang

Penghubung antara emiten dan investor dalam melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal.

  1. Pialang

Pihak yang menjembatani perusahaan emiten dengan investor. Para pialang memberikan informasi kepada emiten tentang pihak-pihak yang tertarik untuk membeli saham emiten, serta memediasi proses jual-beli saham antara emiten dan investor.

  1. Wali Amanat

Pihak yang melakukan penyelidikan terhadap data-data kekayaan emiten serta mengawasi kegiatan jual-beli saham antara emiten dan investor.

Manfaat Pasar Modal

Manfaat Pasar ModalPasar modal memberikan keuntungan berjangka panjang bagi para pelakunya. Berikut ini merupakan beberapa manfaat yang dapat diperoleh emiten dan investor melalui aktivitas jual-beli di pasar modal:

  1. Manfaat Bagi Emiten

  • Jumlah dana dan modal perusahaan semakin meningkat
  • Ketergantungan emiten terhadap bank dapat dikurangi
  • Dana dari aktivitas penjualan saham dapat diterima seusai pasar perdana
  • Manajemen memiliki kebebasan dalam mengelola dana perusahaan
  • Dapat memperbaiki citra perusahaan karena solvabilitasnya yang tinggi
  1. Manfaat Bagi Investor

  • Memperoleh dividen serta bunga mengambang dari pemenang obligasi
  • Nilai investasi berkembang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi
  • Dapat melakukan investasi melalui beberapa instrumen yang dapat mengurangi risiko

Makalah Pasar Modal

Berikut ini adalah beberapa makalah pasar modal yang digunakan oleh blog Sayanda.com dalam penulisan artikel ini. Untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai pasar modal dan hal-hal lainnya yang berkaitan, Anda dapat mengakses link keluar di bawah ini:

***

Demikianlah artikel Pasar Modal – Pengertian, Instrumen, Fungsi, Manfaat, Pelaku dari blog Sayanda.com. Jika teman-teman Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel Pasar Modal – Pengertian, Instrumen, Fungsi, Manfaat, Pelaku; jangan sungkan untuk bertanya pada kotak komentar di bawah.

Baca Juga:  5 Alasan Mengapa Anda Wajib Berinvestasi di Pasar Saham
Pencarian Masuk:
  • pengertian pasar modal
  • instrumen pasar modal
  • artikel pasar modal
  • ciri ciri pasar modal
  • Ciri pasar modal
  • artikel tentang pasar modal
  • Ciri-ciri pasar modal
  • tujuan pasar modal
  • makalah instrumen pasar modal
  • https://www sayanda com/pasar-modal/
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.

Leave a Reply