Pengertian Masyarakat Madani Indonesia – Ciri, Contoh, Karakteristik, Makalah

Sayanda.com – Pengertian Masyarakat Madani Indonesia – Ciri, Contoh, Karakteristik, Makalah – Masyarakat madani merupakan istilah yang pertama kali dicetuskan oleh mantan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.

Masyarakat madani adalah masyarakat beradab dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta ingin untuk terus maju dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan tekonologi. Konsep masyarakat madani tersebut merujuk pada sistem sosial yang berasaskan pada prinsip moral yang menjamin keberlangsungan hak asasi manusia dan kestabilan masyarakat.

loading...

Masyarakat madani sendiri merupakan adaptasi dari istilah “civil society” dalam bahasa Inggris yang dapat diartikan sebagai masyarakat beradab yang menjalani dan membangun kehidupannya sesuai dengan aturan moral dan prinsip hukum yang berlaku.

Makalah berikut ini akan membahas pengertian masyarakat madani secara lengkap dari segi ciri, contoh, dan karakteristik.

Pengertian Masyarakat Madani Menurut Para Ahli

Pengertian Masyarakat MadaniBerbagai tokoh dalam bidang pemerintahan dan ilmu sosial juga turut memberikan pendapatnya mengenai pengertian masyarakat madani. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Thomas Paine

loading...
Thomas Paine, tokoh perjuangan kemerdekaan Amerika Serikat, mendefinisikan masyarakat madani sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kepribadiannya secara bebas dan tanpa paksaan.

  1. Nurcholish Madjid

Cendikiawan Muslim Nurcholish Madjid mengungkapkan bahwa masyarakat madani merupakan contoh implementasi nilai-nilai moral dan aturan hukum dalam masyarakat yang hidup pada era kekhalifahan muslim pasca hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah.

  1. Rahardjo

Masyarakat madani merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat yang saling bekerja sama dalam membangun hubungan sosial dan solidaritas masyarakat yang didasarkan pada integrasi sosial.

  1. Muhammad A.S. Hikam

Masyarakat madani adalah kehidupan sosial yang terorganisasi serta ditandai dengan adanya kesukarelaan, keswasembadaan, dan kemandirian masyarakat terhadap negaranya yang dilindungi oleh aturan dan nilai-nilai hukum.

  1. Perserikatan Bangsa-Bangsa

Masyarakat madani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi  dan menghargai hak asasi dan tanggung jawab manusia.

Ciri-Ciri Masyarakat Madani

Ciri Masyarakat MadaniBerdasarkan definisi dari para ahli yang sudah dibahas sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa masyarakat madani memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Adanya Nilai dan Norma Sosial

Masyarakat madani mengakui adanya hak dan kebebasan individu yang dibuktikan dengan perwujudan nilai dan norma sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat madani hidup berdasarkan aturan hukum dan konvensi yang berlaku, serta ketaatan pada Tuhan Yang Maha Esa.

  1. Memiliki Peradaban yang Tinggi

Sesuai dengan namanya, masyarakat madani memiliki peradaban yang tinggi. Peradaban tersebut dapat dibuktikan dengan majunya teknologi dan ilmu pengetahuan saat ini.

Baca Juga:  Contoh dan Pengertian Kebudayaan Nasional Indonesia

Di samping itu, peradaban dalam kehidupan masyarakat pun dapat ditunjukkan melalui adab dan tata krama terhadap sesama manusia yang aturannya didapatkan dari norma sosial dan norma keagamaan.

  1. Adanya Ruang Publik yang Bebas

Masyarakat madani juga berhubungan erat dengan implementasi prinsip-prinsip demokrasi, dan salah satu tanda demokrasi adalah adanya ruang publik yang memungkinkan masyarakat untuk mengutarakan opininya.

Kebebasan setiap warga negara untuk menyuarakan pendapatnya dilindungi oleh undang-undang yang berlaku. Namun, adanya ruang publik harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai timbul perpecahan akibat penggunaan hak berpendapat yang melampaui batas.

  1. Adanya Supremasi Hukum

Supremasi hukum dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi dalam hukum. Artinya, keadilan dapat tercapai apabila hukum ditempatkan pada posisi tertinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan, dan bertindak secara netral tanpa memandang kepentingan golongan tertentu.

  1. Adanya Partisipasi Sosial

Partisipasi sosial dalam masyarakat merupakan salah satu tanda terwujudnya karakteristik masyarakat madani yang menjunjung tinggi asas gotong royong demi tercapainya kepentingan bersama. Tentunya, agar tujuan masyarakat dapat dicapai, perlu adanya keselarasan antara hak dan kewajiban.

Karakteristik Masyarakat Madani

Karakteristik Masyarakat MadaniBahmueller berpendapat bahwa masyarakat madani memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Individu dan kelompok terintegrasi melalui kontak dan interaksi sosial.
  2. Adanya sistem kekuasaan alternatif yang mengakomodasi kepentingan-kepentingan yang mendominasi masyarakat.
  3. Adanya program-program pembangunan yang dirancang oleh pemerintah yang diselaraskan dengan program-program pembangunan berbasis masyarakat.
  4. Kepentingan-kepentingan individu dan negara dapat dijembatani oleh organisasi yang menampung masukan terhadap keputusan pemerintah.
  5. Kreativitas masyarakat berkembang meskipun pada mulanya terhambat akibat kekuasaan rezim totaliter.
  6. Tumbuhnya kesetiaan dan kepercayaan yang membuat individu-individu mengakui keterkaitannya dengan orang lain serta tidak mementingkan diri sendiri.
  7. Kebebasan masyarakat dinaungi oleh lembaga-lembaga sosial yang mampu menampung beragam perspektif.

Contoh Masyarakat Madani

Contoh Masyarakat MadaniMelalui karakteristik dan ciri masyarakat madani yang telah dijelaskan di atas, dapat disimpulkan bahwa masyarakat madani adalah orang-orang yang dapat menunjukan sikap saling menghargai antar sesama manusia, dapat mematuhi ajaran agama yang dianut, serta dapat menghargai agama lainnya.

Baca Juga:  Otonomi Daerah - Pengertian, Tujuan, Asas, Prinsip, Manfaat, Makalah

Apakah di Indonesia sudah cukup banyak orang seperti itu?

Di Indonesia saya rasa sudah cukup banyak orang yang sadar akan kepentingan untuk menjadi masyarakat madani. Hal ini dapat dibuktikan dengan munculnya para pemimpin baru yang bijaksana dan peduli dengan kondisi masyarakat Indonesia, serta semakin berkurangnya kejahatan yang terjadi di Indonesia.

Jika Anda bertemu dengan seseorang yang dapat menjaga tutur katanya, berpenampilan sopan, dan dapat menghargai pendapat serta perbedaan orang lain; maka ia layak untuk dijadikan sebagai contoh masyarakat madani.

Masyarakat Madani di Indonesia

Masyarakat Madani di IndonesiaCikal bakal masyarakat madani di Indonesia telah muncul bahkan sebelum kemerdekaan. Hal tersebut ditandai dengan tumbuh suburnya organisasi politik dan keagamaan seperti Sareket Islam, Muhammadiyah, dan lain sebagainya, yang menyuarakan nasionalisme dan penegakkan hak asasi manusia pada masyarakat.

Jika ingin membaca lebih lanjut mengenai hak asasi manusia, Anda dapat membaca artikel berikut ini:

  1. Pengertian dan Sejarah Hak Asasi Manusia di Indonesia
  2. Pelanggaran HAM di Indonesia – Contoh, Pengertian, Penyebab, Bentuk

Selain adanya partisipasi di bidang sosial dan politik, masyarakat madani di Indonesia juga tercermin dalam keberagaman masyarakat Indonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, ras, dan agama.

Keberagaman tersebut memunculkan kemajemukan bangsa Indonesia serta toleransi yang diharapkan mampu mencegah timbulmya konflik-konflik berbau SARA.

Sebagai bangsa majemuk, konsep masyarakat madani merupakan pilihan tepat untuk mewujudkan integrasi sosial.

Terciptanya masyarakat yang menjunjung tinggi adab dan nilai-nilai kemanusiaan merupakan cita-cita semua bangsa. Supaya cita-cita tersebut dapat tercapai, tentunya harus ada kerja keras dari setiap komponen masyarakat. Hal itulah yang masih menjadi tantangan bagi bangsa kita untuk mewujudkan masyarakat madani.

Beberapa tantangan dalam mewujudkan masyarakat madani yang ideal di antaranya adalah:

  1. Masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap aturan hukum.
  2. Perilaku korupsi masih tumbuh subur di Indonesia.
  3. Kualitas sumber daya masih yang masih tergolong rendah.
  4. Masih banyaknya masyarakat yang apatis terhadap isu-isu yang menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tantangan-tantangan tersebut perlu diatasi oleh segenap masyarakat Indonesia sebagai pemeran utama dalam menentukan kemajuan bangsa.

Langkah pertama untuk mengatasinya adalah dengan menyadari bahwa peran sekecil apapun yang kita mainkan dalam kehidupan ini berpengaruh besar bagi perkembangan bangsa kita di masa yang akan datang. Dengan menyadari peranan masing-masing, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat turut aktif dalam mewujudkan masyarakat madani yang menjunjung tinggi adab dan nilai-nilai hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga:  Pengertian Iman Kepada Malaikat - Fungsi, Cara, Hukum, Hikmah, Manfaat, Makalah

Pada pemerintahan presiden Jokowi – JK, masyarakat Indonesia sendiri juga sudah termasuk dalam proses menuju masyarakat madani.

Masyarakat Madani dalam Islam

Masyarakat Madani Dalam IslamKonsep masyarakat madani menurut pandangan Islam tercermin dalam Surat Saba’ ayat 15 yang artinya sebagai berikut:

“Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda-tanda kekuasaan Tuhan di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan): ‘Makanlah olehmu dari rizki yang dianugerahkan Tuhan dan bersyukurlah kamu kepada-Nya. Negerimu adalah negeri yang baik dan Tuhanmu adalah Yang Maha Pengampun.’”

Firman tersebut menjelaskan bahwa contoh masyarakat madani terdahulu dapat ditemukan pada masyarakat Saba, yakni orang-orang yang hidup pada masa Nabi Sulaiman.

Selain dari kisah kaum Saba’ perwujudan masyarakat madani juga dapat kita peroleh dari kehidupan rakyat Madinah ketika ditandatanganinya Perjanjian Madinah antara Rasulullah SAW dan para Muslim Madinah dengan penduduk Yahudi.

Perjanjian tersebut berisi kesepakatan yang mengakomodasi keperluan masyarakat Muslim dan Yahudi sehingga untuk menghindari perpecahan yang akan terjadi.

Adanya aturan hukum yang menata kehidupan masyarakat majemuk di kota Madinah pada waktu itu merupakan cerminan karakteristik masyarakat madani. Masyarakat Madinah pada masa kepemimpinan Rasulullah dianggap sebagai cikal bakal masyarakat madani yang demokratis.

Makalah Masyarakat Madani

Berikut ini adalah beberapa makalah masyarakat madani yang digunakan oleh blog Sayanda dalam penulisan artikel. Agar dapat memahami lebih lanjut lagi, Anda dapat mengakses beberapa makalah berikut ini:

***

Demikianlah artikel Serba-Serbi Masyarakat Madani Indonesia – Pengertian dan Ciri dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar pengertian masyarakat madani dari segi ciri, contoh, dan karakteristik; jangan sungkan untuk bertanya pada kotak komentar di bawah.

Pencarian Masuk:
  • masyarakat madani
  • contoh masyarakat madani
  • pengertian masyarakat madani
  • masyarakat madani di indonesia
  • ciri ciri masyarakat madani
  • karakteristik masyarakat madani
  • contoh masyarakat madani di indonesia
  • ciri masyarakat madani
  • masyarakat madani indonesia
  • contoh organisasi masyarakat madani
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.

Leave a Reply