Efek Rumah Kaca – Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah

Sayanda.com – Efek Rumah Kaca – Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah – Tiga kata yang cukup sering kita dengar, tapi tahukah Anda apa artinya?

Pengertian efek rumah kaca adalah proses meningkatnya suhu permukaan Bumi yang disebabkan oleh perubahan pada kondisi dan komposisi atmosfer sehingga panas dari matahari tetap berada di Bumi dan tidak bisa dipantulkan secara sempurna keluar atmosfer.

Fenomena alam yang pertama kali dikenalkan oleh Joseph Fourier di tahun 1824 sebenarnya merupakan peristiwa yang wajar terjadi. Keberadaan efek rumah kaca atau dikenal juga dengan green house effect justru sangat dibutuhkan.

Tanpanya, bumi bisa membeku dan dipenuhi dengan es.

Permasalahannya ialah ketika fenomena alamiah ini berjalan terlalu cepat dan diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri, sehingga mengakibatkan banyak hal buruk yang mengancam kehidupan manusia di muka bumi, seperti pemanasan global, bencana, dan sebagainya.

Itulah mengapa sejumlah pakar dan lembaga terkait menyerukan penduduk bumi untuk introspeksi diri dan melakukan perbaikan segera.

Makalah efek rumah kaca ini akan memberikan pembahasan lengkap dari segi pengertian, proses terjadinya, penyebab, dampak, dan cara mengatasi.

Pengertian Efek Rumah Kaca Menurut Para Ahli

Pengertian Efek Rumah Kaca

  1. Asosiasi Energi New Mexico, Amerika Serikat

Efek rumah kaca merupakan kejadian dimana panas di Bumi terperangkap karena terhalang oles gas emisi seperti karbon dioksida pada atmosfer. Gas emisi tersebut kebanyakan berasal dari asap kendaraan dan pabrik serta kebakaran hutan.

  1. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat

Efek rumah kaca ialah proses meningkatnya suhu rata-rata permukaan Bumi karena lapisan atmosfer Bumi yang kian menipis bahkan bocor. Hal ini menjadikan cuaca di Bumi semakin panas karena sinar matahari tidak lagi terhalang oleh lapisan atmosfer

  1. Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam

Efek rumah kaca adalah krisis lingkungan dan kemanusiaan yang sedang terjadi di Bumi. Suhu permukaan Bumi kian meningkat akibat terperangkap oleh gas karbon dioksida yang semakin banyak dari hari ke hari, dan menjadikan Bumi semakin panas dan rawan akan bencana.

Penyebab Efek Rumah Kaca yang Membahayakan Bumi

Penyebab Efek Rumah Kaca

Matahari merupakan sumber segala energi di Bumi. Sebagian besar energi tersebut berwujud gelombang pendek, seperti cahaya.

Baca Juga:  Pergaulan Bebas - Pengertian, Akibat, Dampak, Contoh, Bahaya, Makalah

Ketika energi berada di permukaan Bumi, cahaya itu akan berubah menjadi panas yang menghangatkan Bumi. Sebagian panas akan diserap Bumi dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke luar angkasa dalam wujud radiasi infra merah.

Gambaran di atas adalah fenomena normal atau alamiah proses terjadinya efek rumah kaca.

Yang terjadi sekarang sudah tidak lagi tergolong sebagai fenomena normal, karena dari hari ke hari, semakin banyak panas yang seharusnya dipantulkan ke luar angkasa, justru terperangkap di atmosfer dan dipantulkan balik ke Bumi. Panas berlebihan di Bumi  inilah yang jadi penyebab beragam masalah dan membahayakan.

Sumber permasalahan yang terjadi sekarang adalah gas emisi dari pabrik dan keadaan bermotor yang kian bertambah. Semakin banyak gas yang terkumpul di atmosfer, maka akan semakin banyak panas terperangkap di bawahnya.

Dari makalah efek rumah kaca yang dilansir di web Academia.edu, gas-gas tersebut antara lain:

  1. Uap Air (36-70%)

Gas yang sebenarnya timbul secara alami dan berperan paling banyak pada percepatan efek rumah kaca. Konsentrasi uap air berfluktuasi secara regional.

Ketika penguapan air laut, danau, dan sungai di suatu kawasan mengalami peningkatan, maka temperatur panas akan meningkat. Bila kondisi ini terus berlanjut maka akan mencapai titi ekuilibrium (keseimbangan).

  1. Karbon Dioksida (9-26%)

Penyebab terbanyak kedua yang sumbernya dari perilaku manusia. Peningkatan jumlah CO2 terjadi karena penggunaan bahan bakar, pembakaran kayu, pembuangan limbah padat, polusi kendaraan, dan aktivitas manusia lainnya.

Di saat yang bersamaan, jumlah pohon yang berfungsi menyerap CO2 semakin berkurang, lantaran perambahan hutan untuk perluasan lahan atau diambil kayunya.

  1. Metana (4-9%)

Metana adalah insulator efektif yang mampu menangkap panas 20 kali lebih banyak dibandingkan CO2. Penyebab meningkatnya gas metana juga terjadi karena ulah manusia seperti produksi dan transportasi gas alam, batu bara, dan minyak bumi.

Metana juga dihasilkan oleh pembusukan limbah organik dan kotoran hewan, seperti kotoran sapi. Saat ini konsentrasi metana mengalami peningkatan satu setengah kali lipat dari sebelumnya.

  1. Nitrogen Oksida

Gas insulator panas yang terbilang sangat kuat. Nitrogen Oksida paling banyak dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar dan lahan pertanian.

Baca Juga:  Masa Orde Baru - Pengertian, Latar Belakang, Tujuan, Sejarah, Kebijakan

Gas ini bisa menangkap panas 300 kali lebih besar dari karbon dioksida. Kondisinya sekarang, gas ini mengalami peningkatan 16 persen dibandingkan masa pre-industri.

  1. Gas Lainnya

Gas lain yang turut menyumbang percepatan efek rumah kaca berasal dari proses manufaktur.

Misalnya peleburan aluminium dan material sejenis untuk menghasilkan furnitur atau kebutuhan manusia lainnya. Termasuk alat pendingin ruangan dan lemari pendingin yang masih menggunakan klorofluorokarbon (CFC).

Dampak Efek Rumah Kaca pada Kehidupan di Bumi

Dampak Efek Rumah KacaBerdasarkan perhitungan simulasi, efek rumah kaca sudah meningkatkan suhu rata-rata bumi sekitar 1-5°C. Bila tidak ada upaya perbaikan, akan terjadi peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5°C di tahun 2030 nanti.

Kondisi bumi yang semakin panas adalah pemicu dari perubahan iklim yang terjadi secara ekstrem dan mengancam kehidupan makhluk hidup di dalamnya.

Perubahan iklim yang ekstrem akan mengganggu ekosistem bumi dan membuat pola musim semakin suit diperkirakan.

Dampak nyata yang banyak dibahas ialah berkurangnya kemampuan hutan menyerap CO2, serta mencairnya es yang mengakibatkan peningkatan volume air laut yang berisiko menenggelamkan daratan.

Sedangkan dampak yang bisa kita rasakan langsung ialah bencana alam seperti banjir dan longsor pada kawasan yang mengalami peningkatan intensitas curah hujan. Sementara di kawasan lainnya terjadi kekeringan panjang dan panas ekstrem yang membunuh karena turunnya kelembaban.

Sekarang, dampak tersebut telah meluas ke sejumlah sektor kehidupan. Beberapa di antaranya dijelaskan dalam makalah efek rumah kaca di web id.scribd.com, seperti:

  1. Dampak Lingkungan

Ketika iklim mengganggu ekosistem, ancaman terbesar ialah hilang atau punahnya berbagai jenis makhluk hidup. Iklim yang tak seimbang pada lingkungan dapat memicu terjadinya berbagai macam bencana alam.

Dalam beberapa studi, para peneliti memprakirakan bahwa 15-37% dari seluruh spesies di bumi akan punah di 2050, karena dampak efek rumah kaca.

Termasuk kasus langkanya air bersih yang sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Ketersediaan air bersih terus berkurang, utamanya di daerah tropik kering yang disebabkan oleh kemarau panjang dan intrusi air laut ke daratan.

  1. Risiko Kesehatan

Iklim dan cuaca yang ekstrem akan mengembangkan penyakit lama dan mempercepat penyebaran penyakit baru. Penyakit seperti diare, malaria, dan demam berdarah akan berkembang dan meningkat, khususnya di daerah tropis.

Baca Juga:  Pengertian Manajemen - Tujuan, Fungsi, Manfaat, Jenis, Makalah

Badan kesehatan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) meprakirakan efek rumah kaca menyebabkan kematian sebanyak 150 ribu jiwa setiap tahun.

  1. Gangguan Perekonomian

Kebutuhan pokok manusia seperti pangan juga akan terancam akibat efek rumah kaca.

Iklim yang tak menentu mempengaruhi jadwal panen dan jangka waktu penanaman. Belum lagi ancaman hilangnya lahan produktif akibat beragam bencana alam. Semua hal ini pastinya mengganggu sektor perekonomian. Mulai dari sisi produksi hingga distribusi.

Cara Mengatasi (Solusi) Efek Rumah Kaca

Solusi Efek Rumah KacaLewat sejumlah studi hingga sosialisasi, sejumlah kalangan telah berusaha mencari solusi dari fenomena efek rumah kaca di bumi. Beberapa solusi tersebut mungkin sering Anda dengar karena kerap dibahas dalam beragam kesempatan. Di antaranya seperti penghematan listrik, penanaman pohon, pengelolaan sampah, dan sebagainya.

Solusi-solusi tersebut kini telah berubah menjadi sebuah konsep global, seperti green building, smart city, dan lain-lain.

Konsep yang hingga kini terus digalakkan untuk menggerakkan semua lapisan masyarakat. Mulai dari pemerintah hingga warganya bersama-sama memperbaiki bumi lewat hal kecil yang dilakukan sehari-hari. Contohnya mendaur ulang sampah plastik menjadi produk yang bernilai jual dan memiliki manfaat, dan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Sebagai manusia yang bertanggung jawab, kita wajib turut serta dalam mencegah atau setidaknya meminimalisir prediksi buruk masa depan, tentang dampak efek rumah kaca yang mengerikan.

Efek rumah kaca yang awalnya berdampak positif dan berubah jadi negatif, karena pola perilaku manusia yang mengabaikan keseimbangan bumi.

Makalah Efek Rumah Kaca

Berikut ini adalah beberapa contoh makalah efek rumah kaca yang digunakan blog Sayanda untuk menuliskan artikel Efek Rumah Kaca – Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah:

***

Demikianlah artikel Efek Rumah Kaca – Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah dari Sayanda.com.

Jika sahabat Sayanda mempunyai pertanyaan seputar artikel Efek Rumah Kaca – Pengertian, Penyebab, Dampak, Proses, Makalah; jangan sungkan untuk bertanya pada kotak komentar di bawah.

Pencarian Masuk:
  • pengertian efek rumah kaca
  • Dampak Efek rumah kaca
  • dampak rumah kaca
  • efek dari rumah kaca
  • penyebab efek rumah kaca
  • proses terjadinya efek rumah kaca
  • Dampak dari efek rumah kaca
  • efek rumah kaca dan dampaknya
  • https://www sayanda com/efek-rumah-kaca/
  • akibat efek rumah kaca
Komentar & Masukan

Sahabat Sayanda telah memberikan komentar dan masukan disini.

Leave a Reply